Makna Posisi dalam Sepakbola
Oktober 19, 2008
Dalam sepakbola, posisi itu ibarat rumah. Tidak harus seseorang selalu berada di rumahnya. Untuk keperluan-keperluan tertentu, ia kadang harus keluar rumah. Meski demikian, setiap hari ia harus selalu pulang ke rumahnya. Demikian pula posisi dalam sepakbola. Tidak berarti bek kiri harus selalu berada di sebelah kiri dan di belakang para pemain yang lainnya. Bahkan tidak selalu pemain sisi kanan harus selalu dan setiap saat berada di sisi kanan. Keluarnya seorang pemain dari posisinya disebut sebagai ‘out of position’ (diluar posisi).
Namun perlu diingat, seorang bek kiri meskipun kadang-kadang berada diluar posisinya namun ia adalah pemain yang harus paling sering berada dalam posisi aslinya. Jika tidak demikian, tidak perlu ada penetapan posisi dong. Lebih dari itu, posisi adalah tanggung jawab. Pemain di lapangan ibarat penjaga rumah. Jangan sampai ada maling atau perampok memasuki rumah kita sementara rumah kita sedang kosong tak terjaga karena kita tidak sedang ada di rumah. Bisa-bisa rumah kita dijarah atau bahkan dibakar habis!
Keberadaan seorang pemain pada posisinya terutama sangat penting ketika tim sedang bertahan (tidak menguasai bola). Ketidakdisiplinan seorang pemain pada posisinya, terutama para pemain belakang, akan membuat musuh leluasa menembus pertahanan untuk kemudian mencetak gol.
Pada dasarnya, seorang pemain sebisa mungkin selalu bermain pada posisi aslinya (disebut ‘on position’). Namun terkadang, seorang pemain dituntut ‘out of position’ karena beberapa alasan, misalnya untuk melakukan kombinasi umpan, variasi serangan, dan sebagainya. Kombinasi umpan seperti satu dua berganda, satu dua plus orang ketiga, overlap, dan sebagainya tidak bisa tidak menuntut mobilitas, yang tidak jarang menuntut pemain harus keluar dari sarangnya. Demikian pula variasi-variasi serangan juga penting untuk dilakukan agar serangan yang terbangun menjadi tak terduga, mengejutkan, dan sulit untuk di-intercept oleh tim lawan. Namun lagi-lagi perlu diingat, begitu tuntutan-tuntutan tersebut telah usai, hendaknya seorang pemain segera kembali ke posisi aslinya.
Menjadi penting pula untuk dipahami oleh tim, bahwa ketika ada seorang pemain ‘out of position’, hendaknya ada pemain lain yang untuk sementara menjaga posisi yang ditinggalkan, jika memang ketika itu posisi tersebut tidak boleh kosong (akan berbahaya atau tidak menguntungkan jika dibiarkan kosong).
Entry Filed under: Teknik, Taktik & Strategi. Tag: bola, posisi, sepak bola, sepakbola.
15 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


1.
Andry | Januari 20, 2009 at 11:40 am
luar biasa …
saya mempunyai sebuah pertanyaan .
apa saja yg harus saya lakukan jika saya berada pada posisi “wing back” ?
2.
baraba | Mei 14, 2009 at 6:38 am
Harus sieimbang dalam menyerang dan bertahan, artinya bila wing salah satu menyerang yang satu harus bisa mengkunci pertahanan begitu sebaliknya……..
3.
Abdur Rohim | Januari 21, 2009 at 12:47 am
Mhn bimbingannya…
4.
petrik | Januari 29, 2009 at 5:02 am
hebat…
kalau blh bertanya apakah setiap perbedaan formasi merubah sebutan posisi tengah maupun belakang.
5.
ilham | Februari 9, 2009 at 4:58 am
Bagaimana jika kita dipercaya sebagai free position?
6.
baraba | Mei 14, 2009 at 6:37 am
Free position dalam posisi apa? Bila sbg penyerang lubang harus berani dalam hal mencari bola, sbg playmaker tak tentu posisi bisa dimana saja…….
7.
reyri kaswanda | Februari 23, 2009 at 4:21 am
Saya sebagai penyerang kiri. Saya bingung ketika saya meninggalkan posisi saya, saya tetap dijaga.
8.
baraba | Mei 14, 2009 at 6:34 am
Makanya sebagai penerang jangan terpaku pada satu posisi, bertukar posisi sesama penyerang dan pintar mencari ruang key…
9.
elvan | April 19, 2009 at 9:04 am
Bagaimana jika pemain bertahan yang kurus bertemu striker besar? Apa yang harus dilakukan?
10.
baraba | Mei 14, 2009 at 6:35 am
Jangan dekat2, jagalah jarak atau kalau bisa pancing dia tanpa harus terlalu dekat..
11.
baraba | Mei 14, 2009 at 6:32 am
Payah kok gak ada yang dijawab pertanyaan orang2 ini?
12.
samawabalong | Mei 16, 2009 at 3:08 am
Salam kenal, saya tertarik dengan postingan-postingan tentang pengetahuan sepakbola di blog ini… Bolehkah saya memposting ulang untuk blog saya dengan saya cantumkan sumbernya?
13.
hamdi | Mei 21, 2009 at 6:12 am
Saya biasa bermain di gelandang bertahan. Bagaimana seharusnya yang terbaik dilakukan oleh gelandang bertahan? Dan di wilayah mana saja yang seharusnya dikuasai oleh gelandang bertahan?
14.
mirza alfajar | Juni 12, 2009 at 11:42 am
Saya mau tanya, jika posisi saya sebagai pemain tengah apa saja yang harus saya lakukan?
15.
mawan | Agustus 14, 2009 at 8:11 am
saya tertarik untuk lebih tau taktik n pengetahuan ttg offside..
cara paling gampang dalam menerapkan strategi offside apa????
posisi saya bek dan saya dipercaya memimpin lini blkg trmasuk nerapin offside..
tapi sll aja kecolongan krn ad misscom dg bek lain..
thx